Pengertian Sel (Teori, Bagian - Bagian dan Perbedaan)

1. Pengertian Sel
Pada dasarnya tubuh makhluk hidup terdiri dari berbagai macam organ diantaranya seperti kaki, tangan, mata dan telinga. Masing-masing organ tersebut terdiri atas bagian yang lebih kecil lagi. Bagian terkecil dari suatu makhluk hidup disebut sel. Jadi, sel-sel makhluk hidup yang mempunyai bentuk dan fungsi sama berkelompok membentuk suatu jaringan. Selanjutnya berbagai jaringan berkumpul membentuk organ. Beberapa jenis organ saling berhubungan dan menjalankan fungsi tertentu membentuk sistem organ. Terakhir, seluruh sistem organ berkumpul membentuk suatu organisme. Bila diringkas akan tampak pada grafik dibawah ini :
Sel → Jaringan → Organ → Sistem Organ → Organisme

2. Teori tentang Sel
a. Robert Hooke
Pada tahun 1665 pria berkebangsaan inggris ini berhasil mengamati preparat sel dengan mikroskop buatan sendiri. Robert mengamati irisan gabus yang sangat tipis. Dalam pengamatannya tersebut, ia melihat adanya ruangan-ruangan kecil yang kemudian diberinya nama sel (cellula).

b. Jakob Schleiden (1804 - 1881)
Jakob Schleiden merupakan seorang ahli botani asal jerman yang pertama kali mengemukakan teori tentang sel yaitu pada tahun 1838. Ia berpendapat bahwa tumbuh-tumbuhan terdiri atas sel.

c. Theodor Schwann (1810 - 1882)
Setahun setelah teori dari Jakob Schleiden. Theodor Schwann juga mengemukakan bahwa semua makhluk hidup tersusun dari sel-sel.

d. Rudolph Virchow (1821 - 1902)
Menurut Virchow, sel hanya dapat terjadi dari sel yang sudah ada.


3. Bagian - Bagian Sel
Sel-sel makhluk hidup dibedakan atas dua bagian yaitu sel hewan dan sel tumbuhan. Kedua sel tersebut beberapa memiliki bagian yang sama dan ada juga beberapa yang membedakan keduanya. Mengenai perbedaannya dapat sobat lihat pada gambar dibawah ini :
Bagian - Bagian Sel Hewan dan Tumbuhan

4. Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Sel Hewan
Sel Tumbuhan
  • Tidak memiliki dinding sel, hanya memiliki membran sel yang tipis
  • Memiliki dinding sel dan membran sel
  • Dinding sel terdiri atas selulosa sehingga dindingnya kuat
  • Tidak memiliki plastida
  • Umumnya memiliki plastida terutama kloroplas
  • Tidak memiliki rongga sel (vakuola), atau apabila ada, ukurannya sangat kecil
  • Mempunyai rongga sel (vakuola) yang besar
  • Memiliki sentriol
  • Tidak memiliki sentriol
  • Memiliki lisosom
  • Tidak memiliki lisosom
  • Share this

    Related Posts

    Previous
    Next Post »