Jaringan Pada Hewan dan Tumbuhan Lengkap dengan Gambar

Seperti penjelasan inimateriku.com sebelumnya bahwa jaringan merupakan kumpulan sel-sel tubuh makhluk hidup yang mempunyai bentuk dan fungsi sama. Akan tetapi, tidak semua jaringan terdiri atas sel-sel yang sama, contohnya darah. Di dalam darah manusia terdapat sel-sel darah merah, darah putih dan keping-keping darah yang berbeda-beda bentuknya.

Jaringan makhluk hidup dibedakan atas dua macam yaitu jaringan pada hewan dan jaringan pada tumbuhan.

A. Jaringan pada Hewan
Pada dasarnya tubuh mamalia dan manusia memiliki jaringan yang sama antara lain jaringan otot, jaringan saraf, jaringan penyokong, jaringan epitel, jaringan ikat, dan jaringan darah. Mengenai penjelasan dari berbagai macam jaringan tersebut dapat sobat lihat dibawah ini :

1. Jaringan Otot

Jaringan otot adalah jaringan yang berfungsi sebagai alat gerak aktif tersusun atas sel-sel otot yang berbentuk serabut-serabut otot. Pada tubuh manusia terdapat tiga macam sel otot, yaitu sel otot polos, sel otot lurik, dan sel otot jantung.

2. Jaringan Saraf

Jaringan saraf tersusun oleh sel-sel saraf (neuron). Jaringan saraf bertugas menerima rangsang dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh untuk disampaikan ke otak, dan selanjutnya membawa tanggapan atau reaksi yang diperintahkan otak ke organ tubuh tertentu.

Sel saraf terdiri atas badan sel dan serabut saraf. Serabut saraf yang panjang disebut neurit (akson) dan serabut saraf yang pendek disebut dendrit. Neurit berfungsi menyampaikan rangsang dari badan sel ke neurit sel saraf lain atau ke bagian tubuh. Antara ujung serabut saraf yang satu dan ujung serabut saraf yang lain terdapat celah yang disebut sinapsis. Dendrit berfungsi menghantarkan rangsang dari neurit sel saraf lain atau dari bagian tubuh ke badan sel.

3. Jaringan Penyokong

Jaringan penyokong disebut juga jaringan penunjang atau jaringan penguat. Termasuk dalam jaringan ini adalah jaringan tulang rawan, jaringan tulang keras, dan jaringan ikat.

Jaringan tulang rawan adalah jaringan yang bersifat elastis dan lentur yang terdapat pada rangka di awal perkembangan makhluk hidup.

Tulang keras berfungsi untuk memberi bentuk tubuh, tempat melekat otot, dan melindungi bagian-bagian tubuh yang lemah.

Sedangkan jaringan ikat berfungsi sebagai penyokong jaringan-jaringan dan organ-organ dengan mengikat bagian tubuh yang satu dengan yang lain.

4. Jaringan Epitel

Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan luar dan permukaan dalam tubuh, membatasi rongga-rongga besar dalam tubuh, serta membatasi permukaan luar dan permukaan dalam organ-organ tubuh.

Fungsi jaringan epitel pada permukaan tubuh adalah untuk memberi perlindungan terhadap kerusakan mekanis, perlindungan dari masuknya mikroorganisme, mencegah penguapan air, dan menerima rangsang.

Jaringan epitel pada permukaan dalam organ tubuh berfungsi untuk menyerap zat (absorpsi) dan mengeluarkan zat (sekresi).

5. Jaringan Darah

Jaringan darah berfungsi mengangkut oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh tubuh, menjaga kesetabilan suhu tubuh, dan mengangkut sisa-sisa pembakaran dari sel-sel tubuh. Jaringan darah terdiri atas plasma darah dan sel-sel darah. Sel-sel darah dibedakan atas sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan keping-keping darah.

B. Jaringan pada Tumbuhan
Pada saat sobat melakukan pengamatan pada sayatan melintang batang, akar, dan daun tumbuhan berbiji dengan mengguakan mikroskop, sobat dapat melihat kumpulan sel yang beraneka ragam bentuknya. Sel-sel yang berbentuk sama akan berkumpul membentuk jaringan. Macam-macam jaringan pada tumbuhan antara lain jaringan meristem, jaringan epidermis, jaringan pengangkut, dan jaringan penyokong.

1. Jaringan Meristem

Jaringan meristem tersusun atas sel-sel yang kecil dan berdinding tipis tanpa rongga sel. Jaringan meristem berfungsi sebagai titik tumbuh tanaman pada akar dan batang. Pada tumbuhan dikotil, kambium juga merupakan jaringan meristem.

2. Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis adalah jaringan yang melapisi permukaan organ-organ tumbuhan, misalnya akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel yang berbentuk pipih dengan permukaan atas dan permukaan bawah sejajar, dan sisanya dapat tersusun tidak beraturan. Fungsi jaringan epidermis ini adalah melindungi sel-sel yang ada di bawahnya sehingga disebut juga jaringan pelindung.

3. Jaringan Pengangkut

Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas pembuluh kayu (xilem) dan pembuluh tapis (floem).

Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral (unsur hara) dari akar ke daun. Sel-sel yang menyusun jaringan ini diantaranya berbentuk pembuluh dan trakeid

Floem berfungsi untuk mengalirkan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Floem terdiri atas beberapa tipe sel, anatara lain sel tabung dan sel pengiring. Ujung-ujung dinding sel floem berlubang-lubang.

4. Jaringan Penyokong


Jaringan penyokong pada tumbuhan terdiri atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Sel-sel penyusun jaringan kolenkim berdinding tebal dan menunjang kekuatan bagian tertentu pada tumbuhan, misalnya tangkai daun. Jaringan sklerenkim sel-selnya juga menebal, antara lain nterdapat pada batang dan tulang daun, serta pada penutup luar buah atau biji yang keras.

5. Jringan Tiang dan Jaringan Bunga Karang

Jaringan tiang atau palisade dan jaringan bunga karang terdapat pada organ daun. Kedua macam jaringan ini fungsinya berhubungan dengan proses fotosintesis. Jaringan tiang lebih banyak mengandung klorofil dibandingkan dengan jaringan bunga karang.

Sel-sel penyusun jaringan tiang tersusun rapat di bawah epidermis atas daun, sedangkan sel-sel penyusun bunga karang terletak di bawah jaringan tiang, tidak beraturan, dan banyak berbentuk ruang atarsel.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »