Pola Tata Tanam Standart Dalam Satu Tahun

Di dalam irigasi pertanian pasti tidak jauh kaitannya dengan pola tata tanam. Hal ini berguna untuk menghemat pemakaian air ketika musim kemarau. Sehingga dilakukan pengaturan pola tanam agar hasil panen yang dicapai bisa optimal. Sebenarnya cukup banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu tanaman dari mulai iklim sampai kadar keasaman tanah. Pola tata tanam sebenarnya adalah kegiatan atau usaha mengatur awal dari masa tanam, jenis tanaman dan varitas tanaman dalam suatu tabel perhitungan.

Adapun tujuan utama dari penyusunan pola tata tanam adalah untuk mendapatkan suatu kondisi dimana kebutuhan air irigasi pada musim kemarau sekecil mungkin, sehingga panen bisa optimal meskipun dilanda musim kemarau. Jadi, sangat penting untuk menyusun pola tata tanam ini guna untuk mengoptimalkan hasil panen sehingga tanaman di sawah tidak akan kekurangan air. 

Cara penyusunan pola tata tanam dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar berikut ini merupakan contoh penyusunan pola tata tanam standart yang kebanyakan dipakai di masyarakat.
Pola Tata Tanam Standart Padi Tebu
Pola Tata Tanam Standart Padi-Tebu

Pola Tata Tanam Standart Dengan Perbedaan Ketersediaan Air
Pola Tata Tanam Standart Dengan Perbedaan Ketersediaan Air

Keterangan :
BERO adalah kondisi lahan yang tidak bisa ditanami lagi. Sehingga perlu dibiarkan agar bisa subur kembali.

Pada tabel diatas adalah pola tata tanam berdasarkan kualitas tanaman dan ketersedian air di wilayah yang bersangkutan. Semakin banyak ketersediaan air di sawah, maka para petani lebih cenderung memilih menanam padi dari pada menanam polowijo atau tebu. Hal ini karena harga jual padi lebih mahal dari pada tebu dan lainnya. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »